Kota Tangerang – Kepala Staf Kepresidenan, Jenderal TNI (Purn) Moeldoko dan Menteri Pariwisata, Arief Yahya membuka acara Sinergi Aksi Informasi dan Komunikasi (SAIK) 2018 tingkat Nasional mulai tanggal 2-4 Desember 2018 yang dibuka di Novotel Tangerang, Senin (3/11/2018).
Dalam paparannya, Jenderal Moeldoko mengatakan, saat ini penyebaran informasi tidak hanya dilakukan untuk menuntaskan kewajiban. Namun bagaimana agar informasi dapat sampai ke masyarakat dengan benar.
“Memiliki sensitifitas mengenai perkembangan dunia komunikasi saat ini, jangan terjebak pola lama, cara lama yang tidak efektif efisien,” ujar Moeldoko.
Ia mengatakan, tugas dalam mempromosikan dan menyebarkan informasi menjadi lebih berat di era digital saat ini.
Pasalnya, informasi yang beredar lebih sulit dibatasi sehingga batas antara benar dan tidak benar menjadi samar.
“Sebenernya belum bisa membuat keseimbangan antara masif nya berita hoax, kita belum bisa mengimbangi, menurut data pengguna internet 142 juta orang Indonesia,” bebernya.
Terlebih lagi, lanjut Moeldoko, pengguna internet lebih tertarik menyebarkan dua hal, yakni perihal Politik dan Sara. Padahal, keduanya merupakan isu yang rentan terkena hoax.
“Media sosial sarana luar biasa dimana politik dan sara menempati posisi atas. Saya sendiri sangat memahami, dari KSP menghadapi situasi terjepit, karena kita menghadapi sesuatu yang tiba-tiba dan sulit diprediksi,” tukasnya. (aul/nji)

















