Kabupaten Tangerang – Berbeda dengan hari-hari biasanya, anggota Satlantas Polresta Tangerang yang bertugas mengatur lalu lintas di lampu merah Tigaraksa, Jalan Raya Serang, Tangerang, tak mengenakan pakaian dinas, Senin (1/7/2019).
Pakaian adat dikenakan para personel pengatur lalu lintas dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-73.
Alhasil, sejumlah pengendara sempat tak menyangka bahwa sejumlah orang yang berpakaian adat adalah petugas kepolisian.
Para pengendara ini baru sadar saat diberhentikan kemudian mendapatkan imbauan untuk tertib berlalu lintas. Mereka yang beruntung mendapatkan tanda cinta dari para petugas berupa bunga, cokelat dan helm.
“Ini bentuk apresiasi kami karena anda sudah tertib berlalu lintas. Jaga keselamatan, selalu patuhi rambu-rambu lalu lintas. Terima bunga ini dari kami,” ujar Bripka Budiansyah, salah satu petugas Satlantas Polresta Tangerang yang berkostum adat Betawi kepada seorang pemotor wanita yang tampak sumringah menerima bunga tersebut.
Kasat Lantas Polresta Tangerang Kompol Ari Satmoko pun melakukan hal yang sama. Seorang pemotor yang tampak buru-buru sehingga berusaha menyalip kendaraan di depannya tampak kaget ketika diberhentikan.
“Bapak mau kemana? Hati-hati berkendara, jangan ugal-ugalan?” tanya Ari kepada pemotor tersebut.
Dengan wajah gugup, pemotor tersebut menjawab bahwa ia hendak pulang ke rumah setelah mengantar istrinya bekerja. Setelah mendapatkan wejangan untuk tertib berlalu lintas. Ari kemudian memberikan bunga.
“Jaga keselamatan berlalu lintas. Jangan ugal-ugalan,” pesan Ari yang juga memberikan helm karena helm yang digunakan tidak standar.(don/and)


















Discussion about this post