Kabupaten Pandeglang – ratusan unit rumah di Kabupaten Pandeglang rusak akibat guncangan gempa bermagnitudo 6,9 pada Jum’at (2/8/2019) malam.
Bupati Pandeglang Irna Narulita berharap perhatian Pemprov Banten dan Pemerintah Pusat untuk membantu menangani persoalan tersebut.
“Ada beberapa laporan rumah-rumah yang rusak, mudah-mudahan ada perhatian dari Pemerintah Pusat,” kata Irna, Sabtu (3/8).
Harapan agar pusat dan pemprov mau ikut membantu lantaran dana tak terduga (DTT) Pemkab Pandeglang Rp2,5 miliar tidak akan bisa mengcover.
“Tertutup anggaran kami karena sudah tahun berjalan, kami mohon bantuan dari pusat dan provinsi. Ada hanya Rp2,5 miliar bantuan tak terduga mungkin tidak bisa tercover. Nanti kita lihat yang ringan ini dari APBD kita dari dana tersebut,” terang Irna.
Terkait mitigasi bencana, menurut Irna, sebagaian masyarakat khususnya di wilayah pesisir pantai sudah mendapatkan pelatihan pasca dilanda bencana tsunami pada Desember 2018 lalu.
“Fokus kami memang di wilayah pesisir, ada pelatihan dari Tagana dan BPBD,” ujarnya.
Berdasarkan data terbaru BPBD Pandeglang, sebanyak 148 rumah, 4 gedung SD/Madrasah Ibtidaiyah (MI), 3 sarana ibadah, dan 1 ponpes mengalami kerusakan serta 2 orang luka-luka dan 1 meninggal dunia.(aep/and)


















Discussion about this post