Kabupaten Pandegang – Sebanyak 127 kepala keluarga (KK) di Kabupaten Pandeglang terkena dampak Segmen pertama reaktivasi kereta api (KA) jurusan Rangkasbitung-Labuan.
Ratusan KK tersebut berada di tiga kelurahan di Kecamatan Pandegang.
“Dari tiga wilayah tersebut kamj sudah melakukan pendataan kepada masyarakat yang menggunakan aset kereta api. Untuk Kelurahan Kalang Anyar 25 KK, Kebayan 10 KK, dan Kelurahan Kadomas 92 KK,” ujar Kabid Angkutan Dinas Perhubungan (Dishub) Pandegang Chep Supriyadi, Kamis (25/7/2019).
Segmen pertama rencananya dimulai tahun ini dan selesai pada tahun 2021. Chep memastikan, di tiga kelurahan tersebut tidak ada lagi sarana pendidikan atau kesehatan yang berada di jalur kereta api. Dishub bersama Kemenhun dan pihak kereta api sudah bersosialisasi kepada warga jika jalur kereta api bakal segera berfungsi.
Pada segmen selanjutnya, reaktivasi jalur kereta api akan dilanjutkan dari radius Pandegang ke Labuan, lalu Labuan ke Bayah, Kabupaten Lebak dan untuk menunjang aktivitas pariwisata, jalur kereta api akan dilanjutkan dari Labuan ke Anyer, Kabupaten Serang.
Namun, Chep belum bisa memastikan kapan akan dilakukan pengaktifan jalur kereta tersebut karena tengah dilakukan kajian Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (Amdal) yang dilakukan oleh pihak ketiga.
“Tahapan-tahapan tersebut tidak terlepas dari kajian-kajian termasuk Amdal-nya, alamnya, ekonomi dan budaya masyarakat,” tutup Chep.(aep/and)

















Discussion about this post