Suara Nusantara
Advertisement
  • Politik
  • Olahraga
  • Daerah
  • Nasional
  • Entertainment
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Wisata
    • Indeks
No Result
View All Result
  • Login
Suara Nusantara
  • Politik
  • Olahraga
  • Daerah
  • Nasional
  • Entertainment
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Wisata
    • Indeks
No Result
View All Result
  • Login
Suara Nusantara
Home Kesehatan

Apa Itu Ptosis? Kondisi Mata Gibran yang Dijadikan Bahan Joke Panji Pragiwaksono hingga Disemprot Tompi

Drt by Drt
6 January 2026
in Kesehatan
Reading Time: 2 mins read
A A
Panji Pragiwaksono roasting Wapres Gibran soal mata yang ngantukan. Tompi sebut ptosis (Instagram @satukata.id1)

Panji Pragiwaksono roasting Wapres Gibran soal mata yang ngantukan. Tompi sebut ptosis (Instagram @satukata.id1)

3
SHARES
23
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Suaranusantara.com- Komika ternama Indonesia Panji Pragiwaksono mendapat kritikan keras dari penyanyi sekaligus dokter ahli bedah plastik, Tompi lantaran menyinggung kondisi mata Wakil Presiden (Wapres) RI Gibran Rakabuming Raka yang disebut ngantukan.

Mulanya, Panji meroasting Gibran dalam acara Stand Up Comedy ‘Mens Rea’ yang tayang di Netflix pada 27 Desember 2025 lalu.

Di mana, mulanya Panji meroasting calon presiden (capres) pada Pilpres 2024 lalu.

BACAJUGA

Buntut Kritik Prabowo-Gibran Beban Bangsa, Ubedilah Badrun Dilaporkan ke Polda Metro Jaya

Jelang Lebaran 2026, Wapres Gibran Akan Sholat Id di Jakarta Bareng Prabowo Lanjut Halalbihalal dan Pulang ke Solo

“Ada yang memilih pemimpin berdasarkan tampang? Banyak. Ganjar ganteng ya, Anies manis ya, Prabowo gemoy ya,” kata Pandji dalam shownya yang ditayangkan Netflix pada 27 Desember 2025.

Lalu, Panji beralih meroasting Gibran dengan menyebut ngantukan.

“Atau wakil presidennya, Gibran ngantuk ya. Salah nada, maaf. Gibran, ngantuk ya?” kata Pandji yang diiringi riuh tawa dari penonton.

Alhasil Tompi pun melayangkan kritik pedas kepada Panji melalui laman media sosial pribadinya @dr_tompi.

Menurut Tompi, kondisi yang dialami Gibran bersifat bawaan dan sepatutnya tidak dijadikan bahan lelucon.

“Apa yang terlihat ‘mengantuk’ pada mata, dalam dunia medis dikenal sebagai PTOSIS, suatu kondisi anatomis yang bisa bersifat bawaan, fungsional, atau medis, dan sama sekali bukan bahan lelucon,” tulis Tompi, seperti dikutip Selasa 6 Januari 2026.

Kata Tompi lagi, sah-sah saja memberikan kritikan terlebih di negara demokrasi. Namun, kritikan jangan sampai menyerang fisik seseorang.

Sebab, dengan menyerang kondisi fisik seseorang bukanlah menunjukan kecerdasan melainkan kemalasan berpikir.

“Merendahkan kondisi tubuh seseorang bukanlah kecerdasan, melainkan kemalasan berpikir,” lanjut Tompi.

Menurut Tompi, menertawakan fisik seseorang bukanlah bentuk kritik cerdas.

“Menertawakan kondisi fisik seseorang, apa pun konteksnya, bukanlah bentuk kritik yang cerdas,” tulis dr. Tompi melalui unggahannya.

Lantas, apa itu ptosis kondisi mata yang dialami Wapres Gibran?

Dilansir dari Health, ptosis adalah kondisi ketika kelopak mata atas terkulai dan dapat menutupi sebagian hingga seluruh pupil mata.

Kondisi ini terjadi akibat gangguan pada otot levator, yaitu otot yang berfungsi mengangkat kelopak mata atas.

Secara medis, ptosis tidak berkaitan langsung dengan kurang tidur atau kelelahan, meski secara visual sering disalahartikan sebagai mata sayu.

Ptosis dapat dialami oleh satu mata maupun kedua mata, dengan tingkat keparahan yang berbeda pada setiap individu.

Ptosis dapat bersifat bawaan atau kongenital, yang berarti sudah ada sejak lahir akibat otot kelopak mata yang tidak berkembang sempurna.

Sementara pada orang dewasa, ptosis yang disebut ptosis involusional umumnya terjadi akibat penuaan, cedera mata, atau perubahan struktur otot kelopak mata.

Ptosis juga dapat disebabkan oleh kerusakan saraf akibat kondisi seperti sindrom Horner, diabetes yang tidak terkontrol, tekanan darah tinggi, atau penyakit autoimun seperti myasthenia gravis.

Selain itu, ptosis dapat muncul sebagai efek samping setelah operasi mata, termasuk operasi katarak atau prosedur refraktif

Dalam kasus tertentu, ptosis dapat mengganggu penglihatan karena kelopak mata menutupi jalur masuk cahaya ke mata.

Penderita ptosis juga dapat mengalami mata cepat lelah, penglihatan ganda, nyeri dahi, hingga kebiasaan mendongakkan kepala atau mengangkat alis untuk melihat lebih jelas.

Penanganan

Ptosis tidak selalu membutuhkan perawatan jika tidak mengganggu penglihatan atau aktivitas sehari-hari.

Namun, jika ptosis memengaruhi fungsi visual atau kualitas hidup, penanganan dapat berupa obat tetes mata khusus hingga tindakan operasi untuk memperbaiki otot kelopak mata.

Dokter bedah plastik okulo-fasial sekaligus juru bicara American Academy of Ophthalmology, Dr. Philip Rizzuto, menekankan pentingnya penanganan ptosis pada anak.

“Seorang anak tidak akan mengembangkan penglihatan normal jika kelopak mata menghalangi mata, karena rangsangan cahaya dan warna dibutuhkan untuk perkembangan saraf mata dan otak,” ujar Rizzuto.

Tags: GibranPanji PragiwaksonoPtosisTompi
ADVERTISEMENT

BERITA Lainnya

Kebijakan WFH akan segera diumumkan hari ini Selasa 31 Maret 2026 (Instagram @moncongpublik)
Kesehatan

Bukan Sekedar Efisiensi Energi, Ini Manfaat WFH ASN Setiap Jumat Bagi Kesehatan Lingkungan Pakar Beberkan

by Feri Spt
13 April 2026

Suaranusantara.com- Aparatur Sipil Negara (ASN) per Jumat 10 April...

Kurma menjadi salah satu makanan takjil berbuka puasa yang menyehatkan (Instagram @kurma_jogja)
Kesehatan

Nikmatnya Kurma Disantap Saat Buka Puasa Ramadan 1447 H, Hati-hati! Jangan Kebanyakan Bisa-bisa Timbulkan Efek Samping Berikut Ini

by Feri Spt
25 February 2026

Suaranusantara.com- Siapa yang tidak kenal buah kurma, dengan memiliki...

Makan kurma menu sahur (Dok Halodoc)

Bukan Sekedar Takjil Buka Puasa Ramadan 1447 H, Ini Manfaat Kurma Bagi Tubuh

25 February 2026
Gorengan selalu diburu oleh masyarakat sebagai takjil buka puasa (Instagram @pralindaesty)

Waspada! Hobi Makan Gorengan Saat Buka Puasa Ada Efek Buruk Buat Kesehatan, Salah Satunya Bisa Kanker

24 February 2026
Gorengan menjadi kudapan nikmat disantap saat buka puasa Ramadan 1447 H (Instagram @lilysusanto10)

Santap Takjil Buka Puasa dengan Gorengan Bikinan Sendiri Jauh Lebih Menyehatkan, Apa Iya? Ini Kata Dokter

24 February 2026
Kanker usus besar (Instagram @ykki_pusat)

Kaum Gen Z Merapat! Ini Loh Makanan yang Jadi Biang Keladi Pemicu Kanker Usus Besar

3 February 2026

Discussion about this post

POPULER MINGGU INI

Presiden ke 7 RI Joko Widodo atau Jokowi dikabarkan jadi Dewan Pembina PSI (instagram @yusufmuhammad)

Lama Tak Terlihat, Begini Kondisi Terbaru Jokowi

9 months ago
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung (instagram @pramonoanungw)

Pramono Anung Tak Izinkan Atlet Israel ke Jakarta: Tak Ada Manfaatnya

6 months ago
Hasto Kristiyanto akan melawan KPK di sidang praperadilan yang digelar pekan depan Selasa 21 Januari 2025 (instagram @fakta.indo)

Bagaimana Persiapan Hasto Kristiyanto Hadapi Sidang Praperadilan Upaya Melawan KPK pada Selasa Pekan

1 year ago
Bareskrim Geledah Kantor PT Pertamina Patra Niaga Usut Korupsi BBM

Bareskrim Geledah Kantor PT Pertamina Patra Niaga Usut Korupsi BBM

3 years ago
Sandiaga Uno (Youtube Sandiuno TV/Tangkapan Layar)

Dirinya Disebut Bakal Jadi Cawapres, Sandiaga: Sabar, Ojo Kesusu

3 years ago

TOPIK: PEMILU 2024

PDIP Menang Pemilu Tiga Kali Beruntun, Tapi Citra Publik Menurun?

Rekomendasi Rakernas V PDI Perjuangan: Penyalahgunaan Kekuasaan Jadi Biang Kerok Pemilu 2024 Terburuk Sepanjang Sejarah Indonesia

Ketua KPU RI di Laporkan ke DKPP; Lakukan Pelanggaran Kode Etik dengan Cara Merayu sampai Buat Asusila

Djarot Sebut PDIP Akan Layangkan Gugatan Pemilu 2024 ke PTUN

450 ASN di Laporkan ke Bawaslu Atas Dugaan Pelanggaran Netralitas Pemilu 2024

PILIHAN EDITOR

Pertahankan Hasil Disertasinya, Marinus Gea Tegaskan ESG Bukan Beban, tapi Sumber Nilai Perusahaan

Bocoran Terbaru Samsung Galaxy S26 Ultra: Pengisian Daya Lebih Cepat, Lebih Cerdas?

Soal Kasus Pandji, Marinus Gea: Demokrasi Tak Boleh Kalah oleh Rasa Tersinggung

Marinus Gea Tanggapi Temuan KPAI: Dugaan Pelecehan oleh Polisi Harus Diusut Tuntas

Habiburokhman: Sistem Peradilan Kita Masih Berat Sebelah

BERITA TERKINI

Dressponsible Vol. 2 Hadir Mendorong Kesadaran Generasi Muda terhadap Sustainable Fashion
Nasional

Dressponsible Vol. 2 Hadir Mendorong Kesadaran Generasi Muda terhadap Sustainable Fashion

by SNC 9
18 April 2026

Suaranusantara.com - Dressponsible kembali hadir melalui Dressponsible Vol. 2, sebuah kampanye yang digagas oleh mahasiswa untuk meningkatkan...

Gedung Bank Mandiri

Konsisten Tumbuh Berkelanjutan, Bank Mandiri Jadi Perusahaan Terbaik Indonesia Versi TIME

18 April 2026
Berbagi Kebaikan untuk Sesama, Bank Mandiri Gelar Donor Darah Massal di Makassar, Libatkan 2.800 Pendonor Secara Nasional

Berbagi Kebaikan untuk Sesama, Bank Mandiri Gelar Donor Darah Massal di Makassar, Libatkan 2.800 Pendonor Secara Nasional

18 April 2026

Megawati Wajibkan Kader PDIP Rapat Rutin dan Buka Layanan untuk Rakyat

18 April 2026

Megawati Minta Kader PDIP Antisipasi Dampak Geopolitik, Jaga Ekonomi Rakyat

18 April 2026
Load More

Subscribe to our newsletter

Footer-Suara-Nusantara-Logo

SuaraNusantara.com menerapkan jurnalisme sesuai kaidah jurnalistik dan asas kemanusiaan agar berita disajikan tidak saja objektif dan bermakna, melainkan juga mampu membangkitkan optimisme dan perilaku positif para pembaca.

  • Disclaimer
  • Karier
  • Kode Etik
  • Info Iklan
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
  • UU Pers

PLATFORM LAINNYA

  • marinus gea
  • storia studio
  • marinus-gea-logo
  • morege

IKUTI KAMI

© 2022 Suara Nusantara. All rights reserved.

 

Welcome Back!

Sign In with Google
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Login
  • Politik
  • Olahraga
  • Daerah
  • Nasional
  • Entertainment
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Wisata
    • Indeks

SuaraNusantara.com menerapkan jurnalisme sesuai kaidah jurnalistik dan asas kemanusiaan agar berita disajikan tidak saja objektif dan bermakna, melainkan juga mampu membangkitkan optimisme dan perilaku positif para pembaca.

©2025 SuaraNusantara.com