Suara Nusantara
Advertisement
  • Politik
  • Olahraga
  • Daerah
  • Nasional
  • Entertainment
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Wisata
    • Indeks
No Result
View All Result
  • Login
Suara Nusantara
  • Politik
  • Olahraga
  • Daerah
  • Nasional
  • Entertainment
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Wisata
    • Indeks
No Result
View All Result
  • Login
Suara Nusantara
Home Nasional

Kasus Eksploitasi di Sirkus OCI, Andreas Pareira Soroti Kelemahan Perlindungan HAM

snc4 by snc4
11 May 2025
in Nasional
Reading Time: 2 mins read
A A
Andreas Hugo Pareira Wakil Ketua Komisi XIII (Dok DPR RI)

Andreas Hugo Pareira Wakil Ketua Komisi XIII (Dok DPR RI)

3
SHARES
22
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Suaranusantara.com- Dugaan pelanggaran hak asasi manusia dalam kasus mantan pemain sirkus Oriental Circus Indonesia (OCI) kembali menjadi sorotan. Kementerian Hukum dan HAM melaporkan bahwa terdapat indikasi eksploitasi dan kekerasan yang terjadi dalam lingkungan sirkus tersebut. Wakil Ketua Komisi XIII DPR, Andreas Hugo Pareira, memberikan tanggapannya atas laporan tersebut.

Ia menilai bahwa kasus ini menunjukkan masih lemahnya perlindungan terhadap hak asasi manusia di Indonesia, khususnya bagi kelompok yang rentan. Menurutnya, fakta adanya kekerasan seksual dan fisik serta pemisahan anak dari keluarganya menjadi gambaran jelas bahwa sistem pengawasan dan penegakan HAM belum berjalan maksimal.

Kasus ini mencuat dari pengakuan para perempuan yang dulunya menjadi pemain sirkus OCI. Mereka menyampaikan bahwa selama bertahun-tahun dipaksa menjalani kehidupan yang penuh kekerasan dan perlakuan tak manusiawi, termasuk saat tampil di sejumlah lokasi seperti Taman Safari Indonesia.

BACAJUGA

DPR Setujui Motor Listrik BGN Dihibahkan untuk Guru Honorer, Begini Kata Kejaksaan

DPR Ingatkan Antisipasi Tantangan Geopolitik dalam Penyelenggaraan Haji 2027

Mereka juga menyebutkan bahwa anak-anak dipisahkan sejak kecil dari orang tuanya untuk dididik menjadi pemain sirkus. Meskipun pernah dilaporkan ke pihak kepolisian pada tahun 1997, proses hukum kasus ini dihentikan dua tahun kemudian tanpa tindak lanjut yang jelas.

“Pemerintah tidak boleh diam, dan harus memastikan keadilan dapat ditegakkan. Apalagi negara pernah gagal dalam mengusut kasus ini di tahun 90-an lalu, maka pemerintah harus memastikan negara tidak boleh gagal lagi memberikan keadilan bagi para korban,” tegas Politisi Fraksi PDI-Perjuangan ini.

Terkait kasus sirkus OCI, Kementerian HAM menyampaikan empat rekomendasi. Pertama, merekomendasikan Komnas HAM untuk melakukan penyelidikan dan menyimpulkan ada atau tidaknya pelanggaran HAM berat pada masa lalu, dan pertanggungjawaban korporasi atas kasus ini.

Kedua, KemenHAM meminta Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri untuk memeriksa dugaan tindak pidana dalam kasus ini, berdasarkan pada perlakuan yang dialami mantan pemain OCI generasi akhir. Termasuk menyelidiki kapan kelompok sirkus OCI berhenti beroperasi guna memastikan waktu kejadian dan perbuatan (tempus delicti) pertanggungjawaban atas kasus tersebut.

Kementerian HAM juga merekomendasikan Polri untuk meminta pihak pendiri dan pemilik OCI memberikan dokumen-dokumen terkait penyerahan atau pengambilalihan anak-anak yang mereka pekerjakan.

Ketiga, Kementerian HAM merekomendasikan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) untuk memfasilitasi penyembuhan trauma terhadap mantan pemain OCI. Hal ini sebagai bentuk pelaksanaan penanganan perlindungan hak perempuan dan anak.

Keempat, Kementerian HAM juga merekomendasikan pembentukan Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) atas dasar adanya permintaan resmi dari DPR RI untuk melakukan pendalaman lebih lanjut yang bersifat investigasi.

Andreas menyatakan bahwa Komisi XIII DPR merekomendasikan pembentukan TGPF untuk menindaklanjuti pelanggaran HAM terhadap mantan pemain sirkus OCI. Rekomendasi ini diputuskan setelah pihaknya mendengar aspirasi dan keluhan dari eks pekerja OCI dalam Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) yang digelar beberapa waktu lalu.

“Guna memverifikasi dan membuktikan terjadinya pelanggaran HAM dan kategori pelanggarannya, Komisi XIII DPR memang merekomendasikan kepada KemenHAM dan Komnas HAM agar membentuk Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF),” ungkap Andreas.

Pimpinan Komisi HAM DPR ini berharap pembentukan TGPF dapat memberi rasa keadilan bagi para korban. Untuk itu, Andreas mendorong agar rekomendasi-rekomendasi dari KemenHAM terkait kasus sirkus OCI agar dapat segera ditindaklanjuti.

“Sehingga dengan demikian kasus ini menjadi tuntas dan memberi rasa keadilan bagi para eks pekerja OCI,” jelas Legislator dari Dapil Nusa Tenggara Timur (NTT) I itu.

Terkait adanya dugaan pidana, Andreas menegaskan hal itu harus menunggu hasil dari TGPF. Ini juga termasuk alasan penghentian kasus hukum sirkus OCI di tahun 1999 lalu. Kita lihat hasil dari proses yang dilakukan oleh TGPF,” tutup Andreas.

 

Tags: Andreas PareiraDPR RIKomisi XIIIOCIPelanggaran HAM
ADVERTISEMENT

BERITA Lainnya

Presiden Prabowo Subianto saat pelantikan pamong praja IPDN (YouTube @sekretariat.presiden)
Nasional

Prabowo Minta Pamong Praja IPDN untuk Pandai Bergaul: Bangunlah Kerja Sama, Kunci Keberhasilan

by Feri Spt
29 July 2026

Suaranusantara.com- Presiden RI Prabowo Subianto dalam acara pelantikan pamong...

Presiden Prabowo Subianto saat pidato pelantikan pamong praja IPDN, Rabu 29 Juli 2026 (YouTube @sekretariat.presiden)
Nasional

Pesan Prabowo ke Pamong Praja IPDN: Bekerja dengan Jujur, Jangan Rusak Kepercayaan Rakyat kepada Negara

by Feri Spt
29 July 2026

Suaranusantara.com- Presiden RI Prabowo Subianto pada Rabu 29 Juli...

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia bicara soal isu reshuffle kabinet (Instagram @melangkahdaritimur.id)

Beredar Kabar Reshuffle Kabinet, Bahlil: Itu Hak Prerogatif Prabowo

29 July 2026
Sudin LH pergoki tiga warga Jaktim buang sampah sembarangan tepat di bawah spanduk larangan (Instagram @sudinlingkunganhidupjaktim)

Tiga Warga Jaktim Terjaring OTT, Kepergok Buang Sampah Sembarangan Tepat di Bawah Spanduk Larangan

29 July 2026
Foto Gubenur DKI Jakarta Pramono Anung saat tap in untuk masuk ke stasiun MRT (Instagram @koranbaliekxpress)

Pramono Anung Resmikan Sistem Tap In-Out MRT dengan Kartu Kredit: Jakarta Bisa Sejajar Tokyo

29 July 2026
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung bicara soal usulan Menteri ESDM Bahlil pemanfaatan hidrogen (Instagram @nixnews.id)

Bahlil Usul Pemanfaatan Hidrogen untuk TransJakarta, Pramono Anung: Kami Sudah Berkomunikasi

29 July 2026

Discussion about this post

POPULER MINGGU INI

Presiden ke 7 RI Joko Widodo atau Jokowi dikabarkan jadi Dewan Pembina PSI (instagram @yusufmuhammad)

Lama Tak Terlihat, Begini Kondisi Terbaru Jokowi

1 year ago
Ilustrasi harga emas mulai dari Antam mengalami kenaikan (instagram @sukabumikuid)

Harga Emas Antam Kembali Melemah Buyback Ikut Turun

4 months ago
Komisi III DPR RI Soroti Serangan Air Keras terhadap Aktivis HAM Andrie Yunus

Komisi III DPR RI Soroti Serangan Air Keras terhadap Aktivis HAM Andrie Yunus

4 months ago
Ketua DPP PDI Perjuangan Andreas Hugo Pareira (Instagram @andreaspareira)

Prabowo Akan Tertibkan Pengamat Tak Suka Pemerintahannya, PDI Perjuangan: Ini Risiko Rakyat yang Telah Memilih

4 months ago
Rupiah Melemah, Dolar AS Kuat (Dok ilustrasi)

Rupiah Menguat Tipis di Tengah Ketegangan Timur Tengah dan Menjelang RDG BI

4 months ago

TOPIK: PEMILU 2024

PDIP Menang Pemilu Tiga Kali Beruntun, Tapi Citra Publik Menurun?

Rekomendasi Rakernas V PDI Perjuangan: Penyalahgunaan Kekuasaan Jadi Biang Kerok Pemilu 2024 Terburuk Sepanjang Sejarah Indonesia

Ketua KPU RI di Laporkan ke DKPP; Lakukan Pelanggaran Kode Etik dengan Cara Merayu sampai Buat Asusila

Djarot Sebut PDIP Akan Layangkan Gugatan Pemilu 2024 ke PTUN

450 ASN di Laporkan ke Bawaslu Atas Dugaan Pelanggaran Netralitas Pemilu 2024

PILIHAN EDITOR

Andreas Hugo Pareira Minta Revisi UU HAM Tetap Jaga Kemandirian Komnas HAM

Pertahankan Hasil Disertasinya, Marinus Gea Tegaskan ESG Bukan Beban, tapi Sumber Nilai Perusahaan

Bocoran Terbaru Samsung Galaxy S26 Ultra: Pengisian Daya Lebih Cepat, Lebih Cerdas?

Soal Kasus Pandji, Marinus Gea: Demokrasi Tak Boleh Kalah oleh Rasa Tersinggung

Marinus Gea Tanggapi Temuan KPAI: Dugaan Pelecehan oleh Polisi Harus Diusut Tuntas

BERITA TERKINI

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia bicara soal 11.000 desa belum dialiri listrik (Instagram @melangkahdaritimur.id)
Nasional

Dipanggil Prabowo, Bahlil Lapor 11 Ribu Desa di Indonesia Belum Nikmati Listrik

by Feri Spt
29 July 2026

Suaranusantara.com- Menteri Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia pada Selasa 28 Juli 2026 menghadap Presiden Prabowo...

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia bicara soal harga B dan LPG subsidi (Instagram @melangkahdaritimur.id)

Gara-gara Perang Berdampak Harga Minyak Dunia Naik Turun, Bahlil Jamin Harga BBM Subsidi Tidak Ada Kenaikan

29 July 2026
Krista Exhibitions Group

PRO AVL Indonesia 2026 Resmi Dibuka, Platform Bisnis Pertemukan Produsen Distributor hingga Penyedia Teknologi

28 July 2026
Hidayat Nur Wahid advokasi penerima bansos

Hidayat Nur Wahid Advokasi Penerima Bansos Agar Berdaya

28 July 2026
Eddy Soeparno

Eddy Soeparno: Transisi Energi Adalah Kebutuhan Jangka Panjang, Bukan Respons Sesaat dari Konflik Geopolitik

28 July 2026
Load More

Subscribe to our newsletter

Footer-Suara-Nusantara-Logo

SuaraNusantara.com menerapkan jurnalisme sesuai kaidah jurnalistik dan asas kemanusiaan agar berita disajikan tidak saja objektif dan bermakna, melainkan juga mampu membangkitkan optimisme dan perilaku positif para pembaca.

  • Disclaimer
  • Karier
  • Kode Etik
  • Info Iklan
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
  • UU Pers

PLATFORM LAINNYA

  • marinus gea
  • storia studio
  • marinus-gea-logo
  • morege

IKUTI KAMI

© 2022 Suara Nusantara. All rights reserved.

 

Welcome Back!

Sign In with Google
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Login
  • Politik
  • Olahraga
  • Daerah
  • Nasional
  • Entertainment
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Wisata
    • Indeks

SuaraNusantara.com menerapkan jurnalisme sesuai kaidah jurnalistik dan asas kemanusiaan agar berita disajikan tidak saja objektif dan bermakna, melainkan juga mampu membangkitkan optimisme dan perilaku positif para pembaca.

©2025 SuaraNusantara.com