Suara Nusantara
Advertisement
  • Politik
  • Olahraga
  • Daerah
  • Nasional
  • Entertainment
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Wisata
    • Indeks
No Result
View All Result
  • Login
Suara Nusantara
  • Politik
  • Olahraga
  • Daerah
  • Nasional
  • Entertainment
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Wisata
    • Indeks
No Result
View All Result
  • Login
Suara Nusantara
Home Nasional

Kasus Eksploitasi di Sirkus OCI, Andreas Pareira Soroti Kelemahan Perlindungan HAM

snc4 by snc4
11 May 2025
in Nasional
Reading Time: 2 mins read
A A
Andreas Hugo Pareira Wakil Ketua Komisi XIII (Dok DPR RI)

Andreas Hugo Pareira Wakil Ketua Komisi XIII (Dok DPR RI)

2
SHARES
19
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Suaranusantara.com- Dugaan pelanggaran hak asasi manusia dalam kasus mantan pemain sirkus Oriental Circus Indonesia (OCI) kembali menjadi sorotan. Kementerian Hukum dan HAM melaporkan bahwa terdapat indikasi eksploitasi dan kekerasan yang terjadi dalam lingkungan sirkus tersebut. Wakil Ketua Komisi XIII DPR, Andreas Hugo Pareira, memberikan tanggapannya atas laporan tersebut.

Ia menilai bahwa kasus ini menunjukkan masih lemahnya perlindungan terhadap hak asasi manusia di Indonesia, khususnya bagi kelompok yang rentan. Menurutnya, fakta adanya kekerasan seksual dan fisik serta pemisahan anak dari keluarganya menjadi gambaran jelas bahwa sistem pengawasan dan penegakan HAM belum berjalan maksimal.

Kasus ini mencuat dari pengakuan para perempuan yang dulunya menjadi pemain sirkus OCI. Mereka menyampaikan bahwa selama bertahun-tahun dipaksa menjalani kehidupan yang penuh kekerasan dan perlakuan tak manusiawi, termasuk saat tampil di sejumlah lokasi seperti Taman Safari Indonesia.

BACAJUGA

Puan Maharani Soroti Kenaikan Harga, Minta Pemerintah Lindungi Daya Beli Rakyat

Air Mata Pekerja Rumah Tangga Pecah Saat UU PPRT Disahkan

Mereka juga menyebutkan bahwa anak-anak dipisahkan sejak kecil dari orang tuanya untuk dididik menjadi pemain sirkus. Meskipun pernah dilaporkan ke pihak kepolisian pada tahun 1997, proses hukum kasus ini dihentikan dua tahun kemudian tanpa tindak lanjut yang jelas.

“Pemerintah tidak boleh diam, dan harus memastikan keadilan dapat ditegakkan. Apalagi negara pernah gagal dalam mengusut kasus ini di tahun 90-an lalu, maka pemerintah harus memastikan negara tidak boleh gagal lagi memberikan keadilan bagi para korban,” tegas Politisi Fraksi PDI-Perjuangan ini.

Terkait kasus sirkus OCI, Kementerian HAM menyampaikan empat rekomendasi. Pertama, merekomendasikan Komnas HAM untuk melakukan penyelidikan dan menyimpulkan ada atau tidaknya pelanggaran HAM berat pada masa lalu, dan pertanggungjawaban korporasi atas kasus ini.

Kedua, KemenHAM meminta Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri untuk memeriksa dugaan tindak pidana dalam kasus ini, berdasarkan pada perlakuan yang dialami mantan pemain OCI generasi akhir. Termasuk menyelidiki kapan kelompok sirkus OCI berhenti beroperasi guna memastikan waktu kejadian dan perbuatan (tempus delicti) pertanggungjawaban atas kasus tersebut.

Kementerian HAM juga merekomendasikan Polri untuk meminta pihak pendiri dan pemilik OCI memberikan dokumen-dokumen terkait penyerahan atau pengambilalihan anak-anak yang mereka pekerjakan.

Ketiga, Kementerian HAM merekomendasikan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) untuk memfasilitasi penyembuhan trauma terhadap mantan pemain OCI. Hal ini sebagai bentuk pelaksanaan penanganan perlindungan hak perempuan dan anak.

Keempat, Kementerian HAM juga merekomendasikan pembentukan Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) atas dasar adanya permintaan resmi dari DPR RI untuk melakukan pendalaman lebih lanjut yang bersifat investigasi.

Andreas menyatakan bahwa Komisi XIII DPR merekomendasikan pembentukan TGPF untuk menindaklanjuti pelanggaran HAM terhadap mantan pemain sirkus OCI. Rekomendasi ini diputuskan setelah pihaknya mendengar aspirasi dan keluhan dari eks pekerja OCI dalam Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) yang digelar beberapa waktu lalu.

“Guna memverifikasi dan membuktikan terjadinya pelanggaran HAM dan kategori pelanggarannya, Komisi XIII DPR memang merekomendasikan kepada KemenHAM dan Komnas HAM agar membentuk Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF),” ungkap Andreas.

Pimpinan Komisi HAM DPR ini berharap pembentukan TGPF dapat memberi rasa keadilan bagi para korban. Untuk itu, Andreas mendorong agar rekomendasi-rekomendasi dari KemenHAM terkait kasus sirkus OCI agar dapat segera ditindaklanjuti.

“Sehingga dengan demikian kasus ini menjadi tuntas dan memberi rasa keadilan bagi para eks pekerja OCI,” jelas Legislator dari Dapil Nusa Tenggara Timur (NTT) I itu.

Terkait adanya dugaan pidana, Andreas menegaskan hal itu harus menunggu hasil dari TGPF. Ini juga termasuk alasan penghentian kasus hukum sirkus OCI di tahun 1999 lalu. Kita lihat hasil dari proses yang dilakukan oleh TGPF,” tutup Andreas.

 

Tags: Andreas PareiraDPR RIKomisi XIIIOCIPelanggaran HAM
ADVERTISEMENT

BERITA Lainnya

Tips Cegah Sakit di Tanah Suci: Tetap Sehat Selama Ibadah Haji dan Umrah
Nasional

Kawal Haji Diluncurkan, Keluhan Jemaah Kini Bisa Dipantau Secara Digital

by Drt
22 April 2026

Suaranusantara.com- Transformasi digital dalam layanan haji terus dikembangkan pemerintah....

Menkeu Purbaya ungkap alasan pemerintah belum naikan harga BBM (Instagram @westjavatoday)
Nasional

Menkeu Purbaya Soroti Proyek Whoosh dan LRT, Lemahnya Pengawasan Picu Pembengkakan Biaya

by Drt
22 April 2026

Suaranusantara.com- Sejumlah proyek infrastruktur besar di Indonesia kembali menjadi...

Menaker Yassierli saat kunjungan di Medan

Menaker Yassierli Tekankan Perusahaan Sesuaikan Tugas Magang dengan Latar Pendidikan Peserta

22 April 2026
Dave Laksono

Konflik Global Berlarut, Dave Laksono Soroti Dampaknya bagi Indonesia

22 April 2026
Guntur Romli selaku politikus PDI Perjuangan soal vonis Hasto Kristiyanto, jika bersalah maka ini bukan lagi hukum (instagram @genbanteng)

KPK Usul Batasi Ketum Parpol, PDIP Ingatkan Bahaya Intervensi Negara

22 April 2026
Komisi XIII Kunker di Morowali (Dok dteksinews)

Komisi XIII DPR RI Sambangi Morowali, Bakal Kunjungi Kawasan Industri

22 April 2026

Discussion about this post

POPULER MINGGU INI

Presiden ke 7 RI Joko Widodo atau Jokowi dikabarkan jadi Dewan Pembina PSI (instagram @yusufmuhammad)

Lama Tak Terlihat, Begini Kondisi Terbaru Jokowi

9 months ago
Bareskrim Geledah Kantor PT Pertamina Patra Niaga Usut Korupsi BBM

Bareskrim Geledah Kantor PT Pertamina Patra Niaga Usut Korupsi BBM

3 years ago
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung (instagram @pramonoanungw)

Pramono Anung Tak Izinkan Atlet Israel ke Jakarta: Tak Ada Manfaatnya

7 months ago
Anggota DPR RI Yasonna Laoly (DDok. FB/Yasonna H Laoly)

Begini Kata Yasonna Laoly soal Megawati Sebut Sering Jadi Sasaran Penyadapan

1 year ago
Sandiaga Uno (Youtube Sandiuno TV/Tangkapan Layar)

Dirinya Disebut Bakal Jadi Cawapres, Sandiaga: Sabar, Ojo Kesusu

3 years ago

TOPIK: PEMILU 2024

PDIP Menang Pemilu Tiga Kali Beruntun, Tapi Citra Publik Menurun?

Rekomendasi Rakernas V PDI Perjuangan: Penyalahgunaan Kekuasaan Jadi Biang Kerok Pemilu 2024 Terburuk Sepanjang Sejarah Indonesia

Ketua KPU RI di Laporkan ke DKPP; Lakukan Pelanggaran Kode Etik dengan Cara Merayu sampai Buat Asusila

Djarot Sebut PDIP Akan Layangkan Gugatan Pemilu 2024 ke PTUN

450 ASN di Laporkan ke Bawaslu Atas Dugaan Pelanggaran Netralitas Pemilu 2024

PILIHAN EDITOR

Pertahankan Hasil Disertasinya, Marinus Gea Tegaskan ESG Bukan Beban, tapi Sumber Nilai Perusahaan

Bocoran Terbaru Samsung Galaxy S26 Ultra: Pengisian Daya Lebih Cepat, Lebih Cerdas?

Soal Kasus Pandji, Marinus Gea: Demokrasi Tak Boleh Kalah oleh Rasa Tersinggung

Marinus Gea Tanggapi Temuan KPAI: Dugaan Pelecehan oleh Polisi Harus Diusut Tuntas

Habiburokhman: Sistem Peradilan Kita Masih Berat Sebelah

BERITA TERKINI

Bournemouth vs Leeds
Olahraga

Prediksi Bournemouth vs Leeds: Duel Tim On-Fire Demi Gengsi Liga Inggris

by snc 14
22 April 2026

Suaranusantara.com - Stadion Vitality bersiap menjadi saksi ambisi besar Bournemouth yang ingin menembus posisi tujuh besar klasemen...

Elche vs Atletico Madrid

Prediksi Elche vs Atletico Madrid: Duel Tim ‘Jago Kandang’ Melawan Raksasa yang Kehilangan Taji!

22 April 2026
Barcelona vs Celta Vigo

Prediksi Barcelona vs Celta Vigo di La Liga: Sanggupkah Blaugrana Jaga Jarak!

22 April 2026
Uang milik Gereja akhirnya dikembalikan BNI

BNI Tuntaskan Pengembalian Dana Rp28 Miliar Milik Gereja Secara Utuh

22 April 2026
Menteri Imipas, Agus Andrianto, memberikan penguatan awal tahun 2026 kepada seluruh jajaran pegawai Kementerian (tangkap layar youtube)

Keluar Tahanan dan Sempat Ngopi, Napi Korupsi Dipindah ke Nusakambangan

22 April 2026
Load More

Subscribe to our newsletter

Footer-Suara-Nusantara-Logo

SuaraNusantara.com menerapkan jurnalisme sesuai kaidah jurnalistik dan asas kemanusiaan agar berita disajikan tidak saja objektif dan bermakna, melainkan juga mampu membangkitkan optimisme dan perilaku positif para pembaca.

  • Disclaimer
  • Karier
  • Kode Etik
  • Info Iklan
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
  • UU Pers

PLATFORM LAINNYA

  • marinus gea
  • storia studio
  • marinus-gea-logo
  • morege

IKUTI KAMI

© 2022 Suara Nusantara. All rights reserved.

 

Welcome Back!

Sign In with Google
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Login
  • Politik
  • Olahraga
  • Daerah
  • Nasional
  • Entertainment
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Wisata
    • Indeks

SuaraNusantara.com menerapkan jurnalisme sesuai kaidah jurnalistik dan asas kemanusiaan agar berita disajikan tidak saja objektif dan bermakna, melainkan juga mampu membangkitkan optimisme dan perilaku positif para pembaca.

©2025 SuaraNusantara.com