Suara Nusantara
Advertisement
  • Politik
  • Olahraga
  • Daerah
  • Nasional
  • Entertainment
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Wisata
    • Indeks
No Result
View All Result
  • Login
Suara Nusantara
  • Politik
  • Olahraga
  • Daerah
  • Nasional
  • Entertainment
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Wisata
    • Indeks
No Result
View All Result
  • Login
Suara Nusantara
Home Nasional

Bukan Cuma Manusia, Hewan Juga Perlu Ngungsi Gara-gara Erupsi Gunung Agung

Suara Nusantara by Suara Nusantara
6 October 2017
in Nasional
Reading Time: 1 min read
A A
Foto: Istimewa

Foto: Istimewa

2
SHARES
14
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter
Foto: Istimewa

Bali-SuaraNusantara

Salah satu tantangan menjaga pengungsi Gunung Agung agar tidak kembali ke rumah masing-masing yang berada di zona bahaya adalah mengevakuasi hewan ternak milik mereka. Sebab selama hewan-hewan tersebut belum dipindahkan ke lokasi yang aman, banyak pengungsi terpaksa bolak-balik dari lokasi pengungsian ke rumah untuk memberi makan ternak mereka.

Karena itu, Bupati Karangasem sudah menyiapkan lahan seluas 300 hektar untuk penampungan hewan ternak milik pengungsi. “BNPB telah bekerjasama dengan Dinas Pertanian, khususnya Dirjen Peternakan untuk mempercepat proses evakuasi ternak ini,” ujar  Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Willem Rampangilei, di di posko komando Tanah Ampo, Karangasem, beberapa saat lalu.

BACAJUGA

Prabowo Bertolak ke Filipina Hadiri KTT ke 48 ASEAN, Presiden Berangkat dari Lanud Halim

DPR Soroti Kecelakaan Bus ALS vs Truk Tangki BBM di Muratara, Tekankan Keselamatan Transportasi

Jumlah populasi ternak, khususnya sapi, dizona berbahaya sekitar 48.500 ekor. Sebagian sudah buru-buru dijual dengan harga murah dan sekitar 28.500 ekor dievakuasi secara mandiri oleh pemiliknya. Sampai pekan lalu, Satgas Peternakan dan Kesehatan Hewan (PKH) baru mengevakuasi sekitar 1.000 ekor sapi. Artinya, masih ada sekitar 19.000 sapi msih berada di zona merah Gunung Agung.

Kurangnya kendaraan pengangkut, menjadi salah satu sebab lambannya evakuasi terhadap hewan ternak ini. Banyak pengungsi juga enggan memindahkan hewan ternaknya. Alasannya untuk sementara mereka merasa lebih aman bila hewan ternak tetap berada di kandang.

“Kita akan berusaha agar daerah yang dinyatakan bahaya tidak ada orang yang mendekat, termasuk pengungsi yang hanya ingin memberi makan hewan ternaknya,” ujar Willem.

Untuk membantu angkutan pemindahan ternak, Willem mengaku telah berkomunikasi dengan Komandan Satgas yang diamanahkan kepada Komandan Kodim. Dilibatkannya pihak Kodim untuk menambah armada truk, termasuk personil untuk membantu pemindahan hewan ternak.

Di lain tempat, Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (PKH) Kementerian Pertanian (Kementan) I Ketut Diarmita menyampaikan jika masyarakat ingin melapor untuk penyelamatan ternaknya dari ancaman erupsi Gunung Agung maka dapat menghubungi Satgas PKH di nomor 0812 3863 2084.

Diarmita menyatakan sejauh ini sudah ada bantuan dari pemerintah berupa pembuatan kandang penampungan, pakan konsentrat, obat-obatan, necktag untuk identifikasi dan air minum bagi ternak.

“Ditjen PKH juga menyediakan 1 mobil truk untuk mengangkut ternak ke tempat penampungan ternak yang telah dibuat pada area yang lebih aman,” ujarnya.

Kontributor: Ali

 

 

 

ADVERTISEMENT

BERITA Lainnya

KA Argo Bromo Anggrek ganti nama jadi KA Anggrek (Instagram @kai121_)
Nasional

KA Argo Bromo Anggrek Tak Lagi Istimewa, Pecinta Kereta Api Kecewa Usai KAI Merombak Jadi KA Anggrek

by Feri Spt
7 May 2026

Suaranusantara.com- Pecinta kereta api merasa kecewa atas pergantian nama...

KA Argo Bromo Anggrek ganti nama jadi KA Anggrek (Instagram @kai121_)
Nasional

KA Argo Bromo Anggrek Ganti Nama Jadi KA Anggrek Usai Insiden Kecelakaan Bekasi Timur, KAI Beberkan Alasannya

by Feri Spt
7 May 2026

Suaranusantara.com- PT Kereta Api Indonesia (KAI) resmi mengumumkan mengganti...

Lestari Moerdijat

Lestari Moerdijat: Butuh Transformasi Pendidikan Hadapi Tuntutan Perkembangan Zaman

7 May 2026
Johan Rosihan bicara soal ancaman Cs-137

NKRI dan “EFISIENSI”

7 May 2026
Lestari Moerdijat

Lestari Moerdijat: Krisis di Sayung, Demak adalah Bagian Krisis Nasional yang Harus segera Diatasi 

7 May 2026

DPR Kritik UKP Pariwisata Minta Konten Gratis: Tak Hargai Kreator

6 May 2026

POPULER MINGGU INI

Presiden ke 7 RI Joko Widodo atau Jokowi dikabarkan jadi Dewan Pembina PSI (instagram @yusufmuhammad)

Lama Tak Terlihat, Begini Kondisi Terbaru Jokowi

10 months ago
Puan Maharani saat Rapat Pimpinan dan Rapat Konsultasi pertama pasca pelantikan (Dok FB/ Puan Maharani)

Prabowo Panggil Pramono Anung ke Kartanegara, Puan: Sampaikan Pesan Megawati

2 years ago
Bareskrim Geledah Kantor PT Pertamina Patra Niaga Usut Korupsi BBM

Bareskrim Geledah Kantor PT Pertamina Patra Niaga Usut Korupsi BBM

3 years ago
Kabid Perparkiran Dishub Lebak, Asep Topik.(Def)

Tahun Ini, Target PAD Retribusi Parkir di Lebak Rp 407 Juta

3 years ago
Ilustrasi Tilang Manual

Mulai Hari Ini, Tilang Manual Kembali Di Berlakukan Di Wilayah Polres Tangerang Kota

3 years ago

TOPIK: PEMILU 2024

PDIP Menang Pemilu Tiga Kali Beruntun, Tapi Citra Publik Menurun?

Rekomendasi Rakernas V PDI Perjuangan: Penyalahgunaan Kekuasaan Jadi Biang Kerok Pemilu 2024 Terburuk Sepanjang Sejarah Indonesia

Ketua KPU RI di Laporkan ke DKPP; Lakukan Pelanggaran Kode Etik dengan Cara Merayu sampai Buat Asusila

Djarot Sebut PDIP Akan Layangkan Gugatan Pemilu 2024 ke PTUN

450 ASN di Laporkan ke Bawaslu Atas Dugaan Pelanggaran Netralitas Pemilu 2024

PILIHAN EDITOR

Pertahankan Hasil Disertasinya, Marinus Gea Tegaskan ESG Bukan Beban, tapi Sumber Nilai Perusahaan

Bocoran Terbaru Samsung Galaxy S26 Ultra: Pengisian Daya Lebih Cepat, Lebih Cerdas?

Soal Kasus Pandji, Marinus Gea: Demokrasi Tak Boleh Kalah oleh Rasa Tersinggung

Marinus Gea Tanggapi Temuan KPAI: Dugaan Pelecehan oleh Polisi Harus Diusut Tuntas

Habiburokhman: Sistem Peradilan Kita Masih Berat Sebelah

BERITA TERKINI

Nasional

Viral! UKP Pariwisata Minta Video Rinjani Gratis dari Konten Kreator

by SNC 7
6 May 2026

Suaranusantara.com - Utusan Khusus Presiden (UKP) Bidang Pariwisata menjadi sorotan publik setelah aksinya viral di media sosial....

DPR Dorong Gen Z Lawan Hoaks dengan Menanamkan Nilai Kebangsaan

6 May 2026

Tekan Risiko Kecelakaan di Jalur Kereta, KAI Tutup Perlintasan Liar

6 May 2026

Tak Cuma Layani Kapal, Pemerintah Kini Genjot Pelabuhan Jadi Sumber PNBP

6 May 2026
Konferensi pers Komisi Percepatan Tim Reformasi Polri usai bertemu Presiden RI Prabowo Subianto, Selasa 5 Mei 2026 (Instagram @sekretariat.kabinet)

Tim Reformasi Polri Sepakati Tidak Mengusulkan Pembentukan Kementerian Keamanan: Lebih Banyak Mudaratnya

6 May 2026
Load More

Subscribe to our newsletter

Footer-Suara-Nusantara-Logo

SuaraNusantara.com menerapkan jurnalisme sesuai kaidah jurnalistik dan asas kemanusiaan agar berita disajikan tidak saja objektif dan bermakna, melainkan juga mampu membangkitkan optimisme dan perilaku positif para pembaca.

  • Disclaimer
  • Karier
  • Kode Etik
  • Info Iklan
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
  • UU Pers

PLATFORM LAINNYA

  • marinus gea
  • storia studio
  • marinus-gea-logo
  • morege

IKUTI KAMI

© 2022 Suara Nusantara. All rights reserved.

 

Welcome Back!

Sign In with Google
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Login
  • Politik
  • Olahraga
  • Daerah
  • Nasional
  • Entertainment
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Wisata
    • Indeks

SuaraNusantara.com menerapkan jurnalisme sesuai kaidah jurnalistik dan asas kemanusiaan agar berita disajikan tidak saja objektif dan bermakna, melainkan juga mampu membangkitkan optimisme dan perilaku positif para pembaca.

©2025 SuaraNusantara.com