Suaranusantara.com- Presiden RI Prabowo Subianto mengaku bingung terkait perang yang terjadi antara Amerika Serikat (AS) dan Israel vs Iran.
Hal ini dikatakan Prabowo dalam sebuah wawancara kepada Bloomberg. Menurutnya, perang tersebut tidak ada rasionalitasnya dalam kampanye militer yang berlangsung.
Prabowo mengatakan bahwa sebelumnya pemerintah Iran menyampaikan kekhawatiran kepada Indonesia atas negosiasi dengan AS.
Iran merasa ditipu oleh AS bahkan sampai dua kali dalam proses diplomasi sebelumnya, sehingga kini lebih berhati-hati.
Iran, kata Prabowo pada dasarnya hanya bertahan. Menurut pria berusia 74 tahun itu, perang ini sangatlah tidak seimbang.
“Dalam perang yang tidak seimbang seperti ini, mereka pada dasarnya hanya berusaha bertahan,” kata Prabowo dikutip Senin 16 Maret 2026
Selain Prabowo, banyak pihak di dunia saat ini merasa bingung dengan perkembangan konflik tersebut.
“Kita semua bingung. Saya juga sedih. Saya tidak merasa ada rasionalitas dalam hal ini,” ucapnya.
Sebelumnya, Prabowo menawarkan diri sebagai mediator untuk membantu meredakan konflik antara AS-Israel dan Iran.
Namun di dalam negeri, dia juga menghadapi kritik setelah bergabung dalam Dewan Perdamaian atau Board of Peace (BoP) yang diprakarsai oleh Presiden Amerika Serikat Donald Trump.
Terkait konflik di Gaza, Prabowo mengatakan rencana Indonesia untuk mengirim pasukan penjaga perdamaian sementara ini ditunda. Dia menilai setiap kebijakan tentu memiliki pro dan kontra.
“Jika kita berada di dalam Board of Peace, kita masih bisa memberi pengaruh dan bekerja menuju solusi jangka panjang, yaitu Palestina yang merdeka melalui solusi dua negara,” ujarnya.
Prabowo juga meragukan efektivitas strategi Amerika Serikat yang mengandalkan pemboman udara terhadap Iran untuk mencapai perubahan rezim.
Menurutnya, operasi militer semacam itu sangat sulit dilakukan hanya dari udara dan berpotensi memerlukan pemboman tanpa pandang bulu untuk mencapai tujuan tersebut.
Sebagai mantan tentara yang pernah terlibat dalam pertempuran, Prabowo mengatakan sulit memprediksi berapa lama perang akan berlangsung.
Ia menegaskan bahwa semua pihak harus bersedia berdialog agar upaya mediasi dapat berhasil.
“Saran saya selalu mencari opsi damai,” tandas Prabowo.


















Discussion about this post