Suaranusantara.com- Senin siang 29 September 2025 , Presiden ke 7 RI Joko Widodo atau Jokowi kedatangan tamu yakni terpidana kasus terorisme 2019 lalu, Abu Bakar Baasyir.
Dengan mengenakan busana serba putih lengkap dengan peci putih, Abu Bakar Baasyir tiba di kediaman Jokowi pada pukul 12.30 WIB. Abu Bakar Baasyir ditemani salah satu anak asuhnya saat menyambangi kediaman Jokowi.
Kedatangan Baasyir disambut hangat oleh Jokowi yang menunggu kedatangan pendiri sekaligus pengasuh Pondok Pesantren Al Mukmin, Ngruki, Cemani, Sukoharjo tersebut.
Jokowi usai mengantar kepulangan Baasyir mengaku kaget. “Ya sangat kaget kedatangan beliau,” ujar Jokowi seusai mengantarkan kepulangan Ba’asyir di depan rumahnya, Senin 29 September 2025.
Mantan Gubernur DKI Jakarta dan Wali Kota Solo mengaku tidak ada pembicaraan lain dalam pertemuan tersebut.
Baasyir kata Jokowi, datang untuk memberikan nasihat agar mantan orang nomor satu di negeri ini mengabdi pada Islam.
“Intinya beliau menasihati saya untuk mengabdi pada Islam,” jelas Jokowi.
Adapun pertemuan itu berlangsung secara tertutup selama kurang lebih dua puluh menit.
Senada dengan Jokowi, Baasyir juga mengungkap hal yang sama atas kedatangannya bertujuan untuk memberikan nasihat.
“Saya hanya menasehati, orang Islam itu wajib menasehati, rakyat, pemimpin, orang kafir harus dinasehati,” katanya ditemui usai pertemuan, Senin 29 September 2025.
Jokowi kata Abu Bakar adalah figur yang kuat. Dia berharap mantan orang nomor satu di negeri ini bisa menjadi pembela umat Islam.
“Pak Jokowi orang yang kuat mudah-mudahan jadi pembela Islam yang kuat,” ungkapnya.


















Discussion about this post