Suaranusantara.com- Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika merilis peringatan dini cuaca untuk wilayah Jabodetabek yang berlaku pada 18–19 Februari 2026, sebagai bagian dari pemutakhiran kewaspadaan cuaca periode 17–21 Februari 2026. Sejumlah wilayah diproyeksikan menghadapi hujan dengan intensitas sedang hingga sangat lebat.
Pada Rabu (18/2/2026), status Waspada ditetapkan untuk Kota Tangerang, Kota Tangerang Selatan, Kabupaten Tangerang, Jakarta Pusat, Jakarta Timur, serta Kota Bogor. Di hari yang sama, wilayah dengan status Siaga meliputi Jakarta Utara, Jakarta Barat, Jakarta Selatan, Kepulauan Seribu, Kabupaten Bekasi, Kota Bekasi, dan Kabupaten Bogor.
Sehari berselang, Kamis (19/2/2026), wilayah berstatus Waspada mencakup Jakarta Pusat, Kabupaten Bekasi, serta Kota Bekasi. Sementara kategori Siaga diberlakukan untuk Kota Tangerang, Kota Tangerang Selatan, Kabupaten Tangerang, Jakarta Utara, Jakarta Barat, Jakarta Timur, Jakarta Selatan, Kepulauan Seribu, Kabupaten Bogor, Kota Bogor, dan Kota Depok.
BMKG menyebutkan, pada periode tersebut tidak ada wilayah Jabodetabek yang masuk kategori Awas. Peringatan angin kencang juga tidak dikeluarkan.
Dampak hidrometeorologi di level Waspada berpotensi menimbulkan genangan, luapan sungai, serta longsor yang mengganggu mobilitas warga. Pada level Siaga, dampak dapat meningkat menjadi banjir dan longsor yang mempengaruhi aktivitas masyarakat, layanan publik, hingga infrastruktur. Masyarakat diminta tetap waspada, menyiapkan langkah antisipasi, serta menghindari area rawan banjir dan longsor.


















Discussion about this post