Suaranusantara.com – Setiap tanggal 17 Agustus, masyarakat Indonesia memperingati hari kemerdekaan Republik Indonesia. Tahun ini, tepatnya hari Minggu, 17 Agustus 2025, bangsa Indonesia akan merayakan kemerdekaan yang ke-80 tahun.
Biasanya, peringatan hari kemerdekaan ini dilakukan dengan peringabaran bendera Merah Putih, kemudian dilanjutkan dangan berberbagai kegiatan seperti pengadaan konser musik hingga lomba yang menyediakan hadiah jutaan rupiah.
Ketua MPR RI, Ahmad Muzani mengatakan peringatan kemerdekaan bukan sekedar seremoni, melainkan waktunya untuk refleksi dan evaluasi moral dan konsitusional.
“Peringatan kemerdekaan bukan sekedar seremoni, peringatan ini menjadi ruang refleksi dan evaluasi moral dan konsitusional. MPR mengajak semua elemen bangsa untuk meneguhkan kembali komitmennya terhadap agenda pemberantasan korupsi, kolusi dan nepotisme atau KKN. Sebagaimana yang diamanatkan dalam TAPMPR nomor 11 tahun 1998 dan TAPMPR nomor 8 tahun 2001,” kataMuzani dalam pidatonya di Sidang Tahunan MPR/DPR/DPD RI di Kompek Senayan, Jakarta Pusat, Jumat (15/8/2025).
Lebih lanjut, Muzani mengapresiasi langkah pemerintah dalam mengatasi kasus korupsi di Indonesia.
“MPR mengapresiasi upaya yang sungguh-sungguh yang dilakukan oleh pemerintah dalam menindak tegas kasus-kasus korupsi melalui aparat penegak hukum yang semakin tegas. Ini langkah awal yang patut di dukung dan konsisten oleh semua pihak,” tuturnya.
Muzani menilai, tindakan korupsi bukan sekedar kejahatan hukum dan finansial, melainkan juga sebuah penghianatan terhadap ruh kemerdekaan dan demokrasi
“Sebab korupsi bukan sekedar kejahatan hukum dan finansial. Dia adalah penghianatan terhadap ruh kemerdekaan dan demokrasi. Dia merusak legitimasi negara dan menghancurkan harapan masa depan yang menodai ruh kebangsaan kita sendiri,” tegasnya.
“Etika kehidupan berbangsa sebagaimana tertuang dalam TAPMPR nomor 6 tahun 2001 harus diwujudkan dalam perilaku politik yang jujur, pemerintahan yang bersih, hukum berkeadilan serta budaya ilmu dan ekologi yang berkelanjutan,” tambah Muzani.


















Discussion about this post